subscribe
Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif
Call Us: +6281.822.0898

Sekilas APIQ

APIQ (Aritmatika Plus Inteligensi Quantum) adalah metode pembelajaran matematika kreatif yang membantu siswa memahami konsep matematika secara kreatif, menyenangkan, dan mengagumkan. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning.

Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret. Tidak abstrak seperti aljabar.

APIQ mengajarkan matematika kreatif secara utuh meliputi aritmetika, geometri, aljabar, statistik, kalkulus, dan lain-lain. Materi APIQ pun disusun dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing perseorangan sehingga memungkinkan siswa untuk melejitkan kemampuannya secara maksimal.

APIQ dapat diikuti oleh anak usia TK (pra-sekolah), SD, SMP, SMA, dan pre-university. Dengan pendekatan pembelajaran yang kreatif seorang anak didik akan naik tingkat secara bertahap dari level ia mulai belajar sampai level paling tinggi. Siswa dapat belajar melalui kursus APIQ di kelas maupun melalui program APIQ Digital (APIQe). APIQ secara rutin juga menyelenggarakan pelatihan-pelatihan matematika kreatif untuk orang tua, guru, instruktur, dan umum.

Teruji secara Ilmiah

Metode pembelajaran Matematika Kreatif APIQ telah banyak dijadikan bahan studi penulisan skripsi oleh mahasiswa dari berbagai  perguruan tinggi. Dan terbukti bahwa metode pengajaran APIQ mempunyai pengaruh signifikan terhadap hasil pengajaran. Bahkan tidak terbatas pada bidang matematika saja, konsep dasar metode APIQ mulai diteliti dan dikembangkan untuk pengajaran dalam bidang-bidang lain. Teknik atau cara berhitung khas APIQ pun telah diteliti secara khusus dalam sebuah skripsi, anda bisa mendownloadnya disini. Hal ini menunjukan bahwa metode pembelajaran APIQ benar-benar mempunyai kualitas yang bisa dipertanggung jawabkan secara keilmuan.

Berbeda dengan Bimbingan Belajar

APIQ mengambil peranan yang berbeda dengan bimbingan belajar (bimbel) yang sudah banyak dikenal masyarakat. Bimbel pada umumnya mengulang atau mengajarkan kembali pelajaran-pelajaran di sekolah kepada siswa. Karenanya, umumnya suatu bimbel akan mengajarkan semua pelajaran yang ada di sekolah pula.

APIQ hanya mengkhususkan pada matematika dan sama sekali tidak mengulang pelajaran sekolah. Materi pembelajaran APIQ telah tersusun sedemikian rupa sehingga dengan menguasainya dipastikan siswa tidak akan mengalami kesulitan lagi dalam pelajaran matematika. Bahkan kemampuannya akan melejit jauh diatas rata-rata level siswa lain yang hanya mempelajari pelajaran di sekolah umum.

Menciptakan Paradigma Baru tentang Matematika

Ini fakta. Hampir semua siswa selalu menempatkan matematika sebagai ‘musuh’ nomor satu. Mereka memandang matematika sebagai pelajaran menakutkan, pelajaran monster. Bahkan, sang guru matematika pun sering pula mendapat predikat guru killer. Sangat menyedihkan!

Matematika Kreatif…, Matematika Asyik..., Bermain Matematika Bersama Paman APIQ.
APIQ bertekad merubah semua paradigma (pandangan) keliru seperti itu. Matematika harus menjadi primadona. Setiap siswa harus menyukai matematika. Siswa harus sadar bahwa kemajuan peradaban ini membutuhkan matematika. Matematika adalah ratunya (queen) ilmu pengetahuan. Tanpa penguasaan matematika, jangan harap ada kemajuan.

Memang susah merubah paradigma, tetapi APIQ telah melangkah untuk melakukannya. Dan hasilnya sangat menggembirakan. Tidak satupun siswa APIQ yang tidak merasa bahwa matematika itu (justru) mengasyikan. Para guru APIQ pun dipersiapkan secara khusus untuk mengajarkan matematika secara menyenangkan (fun) yang memang menjadi landasan metode APIQ. Inilah salah satu kelebihan APIQ yang tidak ditemukan ditempat kursus lain.

SEJARAH APIQ

APIQ dikembangkan pertama kali di tahun 2000 oleh seorang guru matematika lulusan ITB , Ir. Agus Nggermanto, untuk membantu anak didik menguasai konsep matematika secara kreatif dari dasar sampai tingkat tertinggi dengan beragam tingkat kemampuan. Ide ini tidak terlahir dalam semalam. Membutuhkan perjalanan panjang sehingga menemukan konsep yang pas dan bisa diterapkan.

Bermula dari rasa peduli dengan kondisi pendidikan, Agus Nggermanto memutuskan menjadi dosen dan mengajar di perguruan tinggi. Ia menemukan banyak mahasiswa yang belum menguasai konsep dasar matematika tingkat SMA. Kemudian ia ‘turun’ untuk mengajar siswa SMA yang ternyata banyak siswa tidak menguasai konsep dasar matematika SMP. Makin prihatin, Agus Nggermanto melanjutkan perjuangannya dengan mengajar siswa SMP. Ia menemukan hasil serupa: banyak siswa SMP yang belum menguasai konsep matematika SD.

Pantang menyerah, Beliau pun mengajar matematika siswa SD. Benar juga, banyak siswa SD yang belum menguasai konsep dasar matematika yang paling dasar sekali pun. Sekalian Agus Nggermanto mengajar matematika anak prasekolah.

Dari perjalanan itu, Agus Nggermanto menyusun sistem belajar APIQ yang membantu anak mengusai konsep matematika secara kreatif, efektif, dan sistematis dari tingkat prasekolah (TK) sampai SMA bahkan pre-university. Hasilnya, tersusunlah lembar kerja (worksheet) APIQ dengan susunan pelajaran yang meningkat secara “step by step”. Melengkapinya dengan tool edukatif berupa permainan-permainan matematika kreatif. Siswa-siswa APIQ di Bandung (sebagai wilayah lahirnya APIQ) dengan riang gembira mengerjakan lembar kerja itu sambil memainkan tool edukatif yang kreatif.

Dan hasilnya pun sangat spektakuler. Banyak siswa TK yang telah menguasai konsep matematika tingkat kelas 2 SD. Banyak siswa SD telah menguasai konsep matematika tingkat SMP dan SMA. Semua siswa belajar matematika kreatif dengan riang gembira – tanpa stress, tanpa tekanan.

Dengan keberhasilan APIQ di Bandung, banyak orang yang mendorong agar APIQ disebarluaskan ke seluruh Indonesia. Para orang tua yang anaknya belajar di APIQ menceritakan pengalamannya ke orang lain. Akhirnya banyak siswa yang belajar di APIQ karena cerita keberhasilan APIQ dari mulut ke mulut. Agus Nggermanto akhirnya berkomitmen untuk menyebarkan metode matematika kreatif APIQ ke seluruh Indonesia bahkan ke seluruh dunia. Saat ini APIQ telah memiliki cabang di Bandung, Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Indramayu, serta daerah-daerah lain tak kurang dari 30 cabang. Detail cabang APIQ bisa dilihat disini.


10 Tahun Perjalanan APIQ

  • Tahun 2000 – Agus Nggermanto menciptakan sistem belajar matematika kreatif APIQ berbasis pendekatan Quantum Quotient dan Quantum Learning.
  • Th. 2004 – Beberapa kelas percobaan APIQ telah diselenggarakan di Bandung dengan hasil sangat memuaskan.
  • Th. 2005 – Berdiri APIQ Centre di Bandung dengan pengelolaan sistem belajar yang lebih profesional. Manajemen yang lebih rapi memberikan hasil yang lebih hebat lagi bagi siswa APIQ.
  • Th. 2008 – APIQ lebih aktif memberikan ide-ide dan makalah-makalah perbaikan sistem pendidikan matematika melalui internet dengan alamat http://apiq.wordpress.com atau http://apiqquantum.wordpress.com. Berkali-kali APIQ meraih Top Blog dan Top Post dari WordPress.com.
  • Th. 2008 – Pertengahan tahun 2008 dibuka kelas APIQ cabang pertama di kota Bandung.
  • Th. 2008 – Mainan edukatif APIQ Kartu Milenium “Ular Angka” dicetak dan dipasarkan secara umum. Terdiri dari empat level: Dasar 1, Dasar 2, Perkalian Taktis 11, dan Kuadrat Taktis.
  • Th. 2008 – Akhir tahun 2008 APIQ memantapkan komitmen mengembangkan sistem belajar matematika kreatif APIQ di Jakarta.
  • Th. 2008 – Akhir tahun 2008 buku APIQ telah diterbitkan dan dipasarkan secara umum dengan judul APIQ: Aritmetika Plus Inteigensi Quantum, Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif.
  • Th. 2009 – Awal tahun 2009 dibuka beberapa kelas di Jakarta, Bekasi, dan Depok.
  • Th. 2009 – Memperkenalkan konsep belajar matematika kreatif APIQ melalui media digital yang disebut sebagai APIQ Digital atau APIQe (APIQ electronic)
  • Tahun 2010 – Ekspansi pembukaan cabang diluar Pulau Jawa.
  • Tahun 2011 – Bekerja sama dengan MQ TV dalam penayangan seri pembelajaran Matematika APIQ.

 




2 Comments to “Sekilas APIQ”
  1. Mama ku selalu memberikan yang terbaik untuk aku,
    salah satunya dengan belajar di APIQ.
    Saya suka belajar di APIQ :)

    Terima kasih Mama,
    Terima kasih APIQ ..

  2. Terima kasih Hana Zalika…

Leave a Reply

Email Subscribtion

LANGGANAN ARTIKEL
Update Dikirim ke email Anda

Visitor Traffic